Sering Minum Obat Paracetamol? Berikut Fakta Paracetamol yang Harus Anda Ketahui

Paracetamol adalah obat yang digunakan untuk meredakan nyeri, demam dan juga sakit kepala. Keberadaannya pun mudah dijumpai hampir di setiap apotek selalu ada jenis obat yang satu ini. Harganya juga sangat terjangkau dan bisa dibeli secara eceran. Paracetamol juga aman dikonsumsi untuk anak-anak dan lansia. Anda mungkin menjadikan paracetamol sebagai obat wajib yang harus masuk ke dalam P3K di rumah, bukan?

Setiap obat memiliki efek samping dan dosis tersendiri bagi setiap pemakaiannya. Mulai dari orang dewasa, anak berusia 2 bulan-12 tahun atau berusia di bawah 2 bulan akan memiliki takaran obat tersendiri. Paracetamol sebagai salah satu obat yang umum digunakan untuk menurunkan suhu tubuh mempunyai efek samping dan fakta yang sangat beragam.

Fakta Obat Paracetamol

Simak lima fakta obat paracetamol yang mungkin belum Anda ketahui berikut ini:

1. Obat Generik

Merupakan obat yang masa patennya sudah habis sehingga diperbolehkan untuk diproduksi oleh hampir seluruh perusahaan farmasi tanpa diharuskan untuk membayar royalti. Jadi inilah salah satu alasan mengapa obat paracetamol kadang mempunyai bungkus yang berbeda-beda dan harganya murah.

Obat jenis generik dibagi menjadi obat generik bermerek dan berlogo. Perbedaan keduanya terletak pada kemasan yang dipakai. Obat generik bermerek memiliki kemasan yang menyesuaikan dengan produsennya, hal ini berbeda dengan obat generik berlogo yang cenderung lebih sederhana. Selain itu, pada obat generik bermerek juga ditambahkan zat untuk mengurangi aroma kurang sedap dari obat tersebut.

2. Aman untuk bayi di bawah 2 bulan

Paracetamol aman digunakan untuk bayi bahkan yang mempunyai usia di bawah 2 bulan. Namun tetap saja, penggunaan obat tersebut harus dikonsultasikan dengan dokter yang menangani bayi Anda. Sebab Anda mungkin belum mengenali kondisi bayi dengan baik.

3. Ampuh atasi sakit kepala

Obat ini memang ditujukan untuk mengurangi rasa sakit kepala. Tetapi tidak bisa dengan cepat dibandingkan ketika paracetamol dikombinasikan dengan kafein. Sebagai salah satu zat stimulan yang dapat memaksimalkan efek paracetamol, 65 mg kafein dapat dicampur dengan 500 mg paracetamol.

4. Efek samping pada kulit

Obat yang satu ini memiliki efek pada kulit berupa ruam yang akan terasa gatal, kulit akan berwarna kekuningan atau timbul memar pada kulit. Tetapi efek samping tersebut jarang terjadi tetapi apabila terjadi bisa sangat fatal akibatnya hingga menyebabkan munculnya nekrolisis epidermal dan sindrom stevens-johnson.

5. Bekerja selama enam jam

Setelah mengonsumsi paracetamol, Anda akan merasakan nyeri hilang seketika. Hal ini bukan berarti Anda benar-benar sembuh dari nyeri sepenuhnya. Sejak diminum, paracetamol akan bekerja enam jam. Sehingga penting bagi Anda untuk memperhatikan waktu saat meminumnya.

Jangan terlalu sering minum obat tersebut sebab akan menyebabkan kerusakan pada ginjal. Apabila nyeri, cobalah gunakan obat krim pereda nyeri terlebih dahulu.

Apabila Anda memiliki gangguan kesehatan ginjal atau alergi terhadap obat lebih baik berkonsultasi dahulu sebelum pemakaian obat paracetamol. Anda dapat menggunakan fitur “Tanya Dokter” dari aplikasi Halodoc yang akan membantu Anda berkonsultasi tanpa harus mengantri. Halodoc memberikan kemudahan bagi Anda untuk mendapatkan perawatan kesehatan, layanan konsultasi dan juga pembelian obat.

Anda dapat membeli paracetamol sebagai persediaan di rumah ketika suatu malam anggota keluarga mengalami demam atau nyeri. Pastikan Anda menyimpannya pada suhu kamar dan hindarkan dari sinar matahari langsung dan tempat yang lembab.

Semoga informasi di atas bermanfaat, ya.

Tags: